Tuesday, January 31, 2012

Melati Harum Untuk Melati Cantik


Teruntuk Dimas...
Dimas.. Ingatkah kamu saat taman kanak-kanak dulu kau berdiri tegak sebagai ketua kelas. Mengatur barisan dan sesekali menggelitik teman yang sulit untuk diatur dalam barisan untuk memasuki kelas.. Saat itu pun aku menaruh rasa lebih dari sekedar teman..

Dimas.. Aku sungguh rindu saat-saat itu.. Saat kecil yang di dunia kita hanya ada 3m.. main, makan, dan mandi hujan.. Indahnya masa kecilku karena bukan hanya satu sekolah di TK Taman Anggrek saja, tapi rumah kita pun bersebelahan.

Dim, ingat gak kalo dulu setiap hari kamu memetik bunga melati yang ada di perkarangan rumahmu untuk kamu sematkan di telingaku? Lalu kamu bilang melati yang harum untuk melati cantik. Wajahku memerah setiap itu.. Lucu sekali kalau ingat hal itu ya.. Tanpa dosa dan dengan polosnya kamu mengucapkan cinta padaku..

Hey Dim, tapi cinta monyet kita itu ternyata cukup panjang ya.. Kisah itu berlanjut saat kita satu kelas lagi di Sekolah Dasar walaupun pada akhirnya pisah saat aku pindah ke Jakarta karena kerjaan Papaku.

Sekarang... kita sudah sama-sama dewasa. Teringat akan dahulu, tak ada  kata putus antara kita tetapi kita berpisah dan tak ada kabar satu sama lain. Seandainya kamu dan aku ditakdirkan untuk satu. Mungkin gak ya kamu menyematkan melati di telingaku setiap pagi lagi seperti dulu? :D

Cintamu Yang Tak Pernah Putus
Melati

Friday, January 27, 2012

Teruntuk Mbah


Mbahku Sayang...

Mbah.. Ingin sekali tiap hari memeluk tubuh mbah yang sudah rapuh tapi menghangatkan hati uty.. Rasanya.. masa-masa kecil yang telah lewat itu kurang untuk uty bermanja-manja sama mbah..

Mbahku sayang.. rindu rasanya akan masa kecil. Ditimang dan dinyanyikan lagu-lagu agar uty terdiam dari tangisan. Kangen ketika uty males untuk makan, mbah selalu bergerak mengambil makan dan menyuapi uty meskipun saat itu uty sudah berusia belasan tahun..

Mbah.. maaf jika uty belum menuruti permintaan mbah untuk segera menikah. Uty masih ingin sendiri. Dan sampai saat ini uty belum menemukan pujaan hati yang sungguh-sungguh mencintai apa adanya uty. Tapi tenang mbah, insyaAllah tahun depan ya, hihiihi..

Mbah, maaf dari uty dilahirkan sampai sekarang ini masih sering sekali uty menyusahkan mbah.. Terimakasih ya untuk segalanya.. Untuk doa yang selalu terucap untuk cucu pertamamu yang manja ini..

Cucumu Tersayang
Uty

Wednesday, January 25, 2012

Ada Soulmate Di Negeri Eiffel


Soulmateku Tercinta...

Sudah tepat empat bulan kita gak bertemu.. Sangat teringat senyuman dan tawa yang menghiasi wajah tampanmu dengan sedikit air mata yang jatuh di pipimu karena kepulanganku ke Indonesia..

Adit.. Namamu selalu ada di hatiku.. Liburan tahun baru yang singkat di Negeri Eiffel.. Kadang sangat banyak pertanyaan mengapa takdir harus mempertemukan kita saat kita sama-sama saling tidak bisa mengikat cinta.. Saat kamu dan aku sudah tak mungkin bersama karena kita telah memiliki calon ikrar janji sehidup semati..

Adit, aku selalu teringat akan pertemuan kita pertama kali. Saat salju turun, saat aku kehilangan jejak adikku yang katanya ingin mencari segelas kopi hangat. Saat itu aku menabrakmu dan menjatuhkan buku-buku kuliahmu.. Lucu dan jadul yaa pertemuan kita. Tapi justru mulai saat itu kita saling mengenal dan berbagi. Dan saat itu pula kita tersadar bahwa ada rasa yang beda dalam rasa kita.. Kita saling jatuh hati..

Aditku.. taukah kamu saat itu aku merasa sangat bahagia karena rasaku terbalaskan dengan pria yang selama ini aku cari, tapi saat itu pula aku merasa bersalah sama Hendi calon ikrarku yang beberapa bulan lagi janji itu akan terucap dan menjadikan aku dan Hendi sepasang kekasih untuk selamanya..

Aditku sayang.. walaupun kita tak akan pernah bersatu tolong percayalah bahwa aku sangat mencintaimu.. Percayalah bahwa cinta sejati itu tidak akan hilang di hati kita sampai di kehidupan berikutnya..


Terimakasih Adit, karena kamu liburanku sempurna.. Ada Eiffel dan ada cinta seperti di film-film, hehe..
Terimakasih karena kamu telah mengajarkan apa arti cinta sejati sesungguhnya..
Maafkan aku yang telah masuk di kehidupanmu dan membuatmu bersalah terhadap kekasihmu..

Your Soulmate,
Queen

Indahnya Hujan


Hujanku..

Taukah kamu aku sangat mencintai setiap rintikan sentuhan air yang kau beri.. Apalagi ketika biasan sehabis kau datang.. Sebuah biasan di awan yang indah.. warna-warni yang melengkung, berupa perosotan bidadari setiap aku melihat pelangi, teringat dongeng masa kecil dulu yang selalu melekat di fikiranku..

Hujan.. Sangat bersyukur bagiku ketika kau datang selalu tanganku terangkat dan terucap doa di bibirku karena yang aku tahu di dalam agamaku saat kau turun, rahmat dan rizky Sang Pencipta sangan dekat dan pintu doa terbuka luas..

Hujan.. Tak lupa ketika kau turun, selalu terlintas di fikiranku tentang Papa. Aku ingin kau menjaga Papa, agar terlindung dari rintik deras hujanmu.. Kamu pun mengingatkanku akan Almh. Mama yang selalu melentingkan tawa merdunya karena bermain air hujanmu di perkarangan rumah.. Dan itu membuatku selalu teringat akan manusia suci yang akan selalu kusayang seumur hidup walau beliau sudah tak lagi menemaniku bernyanyi saat hujanmu membasahi bumi..

Hujan.. kamu mengajarkanku akan sebuah keikhlasan dan merelakan yang telah bukan menjadi milikku.. Pria yang sudah bahagia membangun sebuah rumah tangga bersama wanita lain. Karena setelah hujanmu turun, taman depan rumahku berpesta kesegaran karena air yang kamu turunkan dan melengkungkan sebuah senyuman di pelangi indahmu. Aku yakin, semua menandakan indah pada waktunya..

Hujan.. Terimakasih sudah membahagiakan para petani di luar sana. Karena sawah mereka telah subur karenamu..

Terimakasih hujan akan segalanya..

Pencinta Hujanmu,
Cinta

Monday, January 23, 2012

Indahnya Pulau Dewata


Hi Bali..

Sudah lama sekali tampaknya kita tak berjumpa.. Keindahan dan kemolekan pesonamu sungguh sangat membuat aku selalu dan selalu ingin pergi berlibur menghabiskan waktu bersama orang-orang yang kusayang..

Baliku Pulau Dewataku.. gak salah kalau banyak sekali turis yang senang sekali memanjakan diri di tanahmu yang indah itu.. Bagaimana tidak? Banyak laut yang terbentang indah di setiap titik yang menjadikan turis mancanegara hanya untuk berjemur bahkan berselancar dan bermain wahana air lainnya..

Kamu tahu? Aku sekali-kalinya pernah terharu dan gak berhenti menyebut menyebut nama-nama keagungan Sang Pencipta saat aku pergi ke tempat shootingnya film “eat, pray, love” itu.. Padang-Padang Beach.. Tadinya sangat segan untuk berjalan jauh turun dari mobil masuk Gua.. Tapi ternyata setelah menemukan pesona yang sangat cantik itu, rasanya berat untuk pulang..

Baliku.. bukan hanya itu.. Kamu memberikan inspirasiku dalam membuat skripsi..
Terimakasih Bali Pulau Dewataku..

Pencintamu,
Uthi