Dear
Cinta...
Aku pikir semua tanpamu akan
berjalan baik-baik saja..
Aku pikir semua tanpamu akan bisa
aku jalani..
Aku pikir semua tanpamu akan sama
saja..
Ternyata aku salah besar Cinta..
Semua gak berjalan baik-baik aja ketika kau pergi meninggalkanku untuk selama-lamanya.
Semua janjiku pun tidak bisa aku
jalani dengan baik. Aku tidak bisa selalu membohongi Seno yang masih di Jerman
untuk selalu berpura-pura menjadi kamu saat dia menelphone handphonemu..
meskipun suara kita mirip, tapi gak jarang dia curiga karena intonasi suaraku
berbeda denganmu. Entah apa yang akan aku katakan jika dia balik ke Indonesia dan menanyakanmu..
Cinta.. tahukah kamu? Semua tak
lagi sama ketika kau tiada. Pelangi tak lagi indah terlihat.. Lagu-lagu Mika
favorite kita tak bersemangat untuk kudengar.. Bahkan tontonan Warkop DKI yang
biasa kita tonton untuk melepas lelah tak lagi lucu..
Cinta.. hanya kamu sahabat
satu-satunya yang mengerti aku.. Semenjak kepergianmu satu minggu yang lalu,
aku belum bisa sepenuhnya menjalani hari-hari tanpa air mata ketika mengingatmu..
Sahabatku.. pergilah dengan
tenang. I’ll always remember and love you Cinta..
Sahabat
Sehatimu,
Pelangi
No comments:
Post a Comment