Soulmateku
Tercinta...
Sudah tepat empat bulan kita gak
bertemu.. Sangat teringat senyuman dan tawa yang menghiasi wajah tampanmu dengan sedikit air mata yang jatuh di pipimu karena kepulanganku ke
Indonesia..
Adit.. Namamu selalu ada di
hatiku.. Liburan tahun baru yang singkat di Negeri Eiffel.. Kadang sangat
banyak pertanyaan mengapa takdir harus mempertemukan kita saat kita sama-sama
saling tidak bisa mengikat cinta.. Saat kamu dan aku sudah tak mungkin bersama
karena kita telah memiliki calon ikrar janji sehidup semati..
Adit, aku selalu teringat akan
pertemuan kita pertama kali. Saat salju turun, saat aku kehilangan jejak adikku
yang katanya ingin mencari segelas kopi hangat. Saat itu aku menabrakmu dan
menjatuhkan buku-buku kuliahmu.. Lucu dan jadul yaa pertemuan kita. Tapi justru
mulai saat itu kita saling mengenal dan berbagi. Dan saat itu pula kita tersadar
bahwa ada rasa yang beda dalam rasa kita.. Kita saling jatuh hati..
Aditku.. taukah kamu saat itu aku
merasa sangat bahagia karena rasaku terbalaskan dengan pria yang selama ini aku
cari, tapi saat itu pula aku merasa bersalah sama Hendi calon ikrarku yang
beberapa bulan lagi janji itu akan terucap dan menjadikan aku dan Hendi
sepasang kekasih untuk selamanya..
Aditku sayang.. walaupun kita tak
akan pernah bersatu tolong percayalah bahwa aku sangat mencintaimu.. Percayalah
bahwa cinta sejati itu tidak akan hilang di hati kita sampai di kehidupan
berikutnya..
Terimakasih Adit, karena kamu
liburanku sempurna.. Ada Eiffel dan ada cinta seperti di film-film, hehe..
Terimakasih karena kamu telah
mengajarkan apa arti cinta sejati sesungguhnya..
Maafkan aku yang telah masuk di
kehidupanmu dan membuatmu bersalah terhadap kekasihmu..
Your Soulmate,
Queen
No comments:
Post a Comment